Patah

Bismillahirrahmnirrahim


Jiwa yang tak redha, mudah patah.
Bila lagi nak rasa, kebergantungan pada Allah?

Allah. 
Allah.
Allah.

Aku hamba hina.


Diri,
Ajari jiwa, untuk terima segala.
Anggap saja, ini salah satu cara,
Tuhan bagi, untuk mensucikan jiwa.

Akal sepertinya berputus asa dari mendirikan dinding-dinding perantara.
Hati juga kelihatannya sudah penat menahan setiap keadaan di masa-masa yang mana pernah kaki ini berjalan.
Adakah ini juga seperti salah satu dugaan untuk menguji segagah mana hati mahupun iman?
Mungkin. Ya, juga mungkin.




teringin terbang seperti sang burung,
terbang lewat awan, 
tanpa kenal putus asa dengan rahmat TuhanNya.


No comments:

Post a Comment